mohon agar tidak memberi tip dalam bentuk apapun kepada petugas PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II, jika terjadi agar melaporkan melalui telepon 4301080 ext. 2020, 2700, 2710, 2711, 2713 pada jam kerja atau via SMS ke 08787.888.7887, 0811.8282.06 atau via FAX 437-2933, 437-4289 atau  klik disini

TG. PRIOK LAKUKAN BETONISASI JALAN SEPANJANG 5 KM
Tanggal: 2009-02-11 11:56:29
Sumber: HUMAS CABANG TG. PRIOK
Lokasi: CABANG TG PRIOK

     SIARAN PERS TG. PRIOK LAKUKAN BETONISASI JALAN SEPANJANG 5 KM Tanjung Priok, 11 Februari 2009. Untuk menambah daya dukung dan elevasi jalan di dalam area Pelabuhan Tanjung Priok, secara bertahap jalan-jalan di dalam pelabuhan dibetonisasi. Betonisasi jalan di area pelabuhan sudah dimulai sejak tahun 2005 yang dimulai pada area lini I mulai dari jalan Pelabuhan Nusantara I, II, Pelabuhan I, Pelabuhan II dan Pelabuhan III , Pulau Payung dengan kontruksi beton untuk area lini II-nya. Saat ini untuk area lini II sedang dilakukan pembetonisasi di beberapa ruas jalan Padamarang. Palmas dan Penjalai dari beberapa jalan yang akan dibetonisasi dengan total sepanjang ± 5 KM yang memakan biaya mencapai ± Rp. 84 Milyar lebih dari dana internal PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok. Pembetonan jalan di area pelabuhan ini, merupakan salah sati program The Urgent Rehabilitation Project of The Port of Tanjung Priok yakni Port Inner Road Improvement. Hal ini mengingat jalan- dajalan di dalam area pelabuhan baik di lini I dan II. Diharapkan dengan adanya penambahan daya dukung jalan yang sebelumnya menggunakan aspal sebagai lapisan permukaan (fexible pavement) menjadi betonisasi Apalagi salah satu penyebab kerusakan jalan di sebabkan adanya perubahan karakteristik jenis nagkkutan yang berubah menuju angkutan barang dengan biaya yang lebih efektif dan efisien melalui penambahan kapasitas tonase kendaraan untuk setiap pengangkuktan. Disamping selain jenis angkutan, jenis kemasan barang terjadi pula perubahan yang sangat signifikan khususnya setelah era kontenerisasi. Dengan penambahan kapasitas angkut, beban kendaraan angkuktan bertambah, maka terjadilah beban muatan lebih dari kapasitas struktur jalan yang menyebabkan kerusakan jalan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitar berupa amlasnya pondasi jalan. Kerusakan jalan diakibatkan factor alam yakni akibat pasang iar laut yang bertambah tinggi dati tahun ke tahun. Hal ini menyebakan terendamnya konstruksi jalan. Dengan kontruksi aspal sengat rentan kerusakan apabila terendam air atau tergenang. Rendaman air menyebabkan pondasi jalan menjadi seperti bubut tanah (sangat lemah) dan terlepasnya ikatan aspal dengan pondasi jalan. Diharapkan dengan konstruksi beton ini akan menambah kekuatan daya dukung dan elevasi jalan sehingga pengaruh kerusakan jalan dapat di antisipasi dan tidak mengganggu kegiatan operasional bongkar muat serta arus lalu lintas barang dari dan ke pelabuhan akibat resiko kerusakan jalan. Apalagi arus lalu lintas kendaraan dari dan ke pelabuhan Tanjung Priok rata-rata mencapai 7.000 unit kendataan per hari dengan berbagai jenis kendaraan. Selain perbaikan dan peningkatan jalan dan pelebaran jalan dari tiga jalur menjadi lima jalur dalam pelabuhan dalam program Port Inner Road Improvement juga dilengkapai dengan “Pasoso Flyover” yang menghubungkan jalan dalam pelabuhan dengan akses jalan tol dalam kota dan juga Jakarta Oute Ring Road (JORR). Tentunya ini kan mengurangi potensi kemacetan di dalam dan luar pelabuhan. Dimana kendaraan yang menuju dari ke pelabuhan langsung terkoneksi dengan jalan tol dalam kota dan JORR tidak melalui jalan arteri/umum. Bahkan untuk proyek JORR ini lahan PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II yang terkena proyek JORR seluas 18,2 Ha.

   Language :

Counter hits : 412