mohon agar tidak memberi tip dalam bentuk apapun kepada petugas PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II, jika terjadi agar melaporkan melalui telepon 4301080 ext. 2020, 2700, 2710, 2711, 2713 pada jam kerja atau via SMS ke 08787.888.7887, 0811.8282.06 atau via FAX 437-2933, 437-4289 atau  klik disini

24 JAM UNTUK SEMUA LAYANAN JASA KEPELABUHANAN
Tanggal: 2009-12-23 17:17:05
Sumber: Humas Cabang Pelabuhan Tanjung Priok
Lokasi: Pelabuhan Tanjung PRiok

     Tanjung Priok, 22 Desember 2009. Pemerintah Indonesia tahun 2010 mencanangkan empat pelabuhan sudah dapat memberikan pelayanan 24 jam. Pelabuhan Belawan (Medan), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya) dan Makasar (Sulawesi Selatan). Manajemen PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pelabuhan Tanjung Priok untuk pelayanan 24 jam dan 7 hari dalam seminggu ini, meliputi: Pelayanan Kapal, Pelayanan Barang, Pelayanan Terminal Penumpang dan Pelayanan Jasa Lainnya seperti: pelayanan air bersih, pelayanan listrik, pelayanan telepon. Untuk pelayanan jasa kapal yang meliputi pelayanan jasa pemanduan dan penundaan ini, Pelabuhan Tanjung Priok telah mempersiapkan fasilitas kapal tunda sebanyak 15 unit kapal dengan berbagai ukuran mulai dari ukuran mulai dari 2 X 1600 HP sampai 2 X 620 HP siap melayahi berbagai jenis dan ukuran kapal yang akan berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Priok siap beroperasi 24 jam dengan dukungan personil petugas pandu sebanyak 35 orang yang dibagi dalam 3 shift kerja secara bergiliran. Untuk permintaan pelayanan jasa kapal inipun, Cabang Pelabuhan Tanjung Priok memberikan kemudahan kepada perusahaan pelayaran yang berkeinginan untuk mengajukan permintaan berupa pelayanan PPKB (Permintaan Pelayanan Kapal dan Barang) melalui pelayanan berbasis WEB. Hal ini dimaksudkan untuki memberikan pelayanan secara optimal kepada pengguna jasa kepelabuhanan dengan memanfaatkan teknologi internet sehingga pengguna jasa dapat mengajukan permohonan pelayanan jasa kapal dapat dilakukan dimana sajan dan kapan saja. Sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan pelayanan kepada pelanggan dan sekaligus dapat dijadikan alat kontrol/pengawasan bagi perusahaan pengguna jasa dengan leluasa dapar mengajukan permintaan ke Pusat Pelayanan Satu Atap secara elektronis. Adapun pelayanan jasa kapal yang telah berbasis Web diantaranya : Pemberitahuan Kunjungan kapal (PKK)/Rencana Kedatangan Sarana Pengangkut (RKSP). Dokumen PKK/RKSP ini dapat diajukan pelanggan ke pelabuhan untuk permohonan penyandaran kapal yang telah on-line dengan instansi yang ada di pelabuhan. Dokumen PKK merupakan informasi awal yang disampaikan pelanggan untuk perencanaan dalam pengajuan Permintaan Pelayanan Kapal dan Barang. (PPKB) untuk penetapan penyandaran kapal di pelabuhan. Dokumen PPKB merupakan salah satu dokumen yang dijadikan Port Single Administration Document (PSAD) dalam sistem Nasional Single Window (NSW). Pemanfaatan teknologi informasi dilakukan Manajemen Cabang Pelabuhan Tanjung Priok yang berperan penting dalam mendukung kelancaran kegiatan operasional kepelabuhanan. Penguna jasa dapat dengan mudah dan cepat melakukan permintaan pelayanan dan transkasi pembayaran melalui sistem komputer yang diterapkan. Pertukaran data secara elektronik (electronic data interchange) dalam proses pertukaran data telah mampu mempercepat proses pelayanan dokumen sehingga dapat membantu kelancaran arus kapal dan barang di Pelabuhan Tanjung Priok. Saat ini untuk pengajuan PPKB yang berbeasis web ini tidak hanya dapat dilakukan dari tempat pelanggan, manajemen telah memanfaatkan teknologi wireless dengan coverage area hotspot outdoor di sekitar Kantor Pelabuhan Tanjung Priok. Artinya pengguna jasa dapat dengan leluasa mengakses permintaan pelayanan melalui komputer notebook pelanggan disekitar pelabuhan melalui webbase. Hal ini dimaksudkan guna mendukung aktivitas kegiatan operasional kepelabuhanan sudah menjadi keharusan mengingat aktivitas dan kegiatan operasional yang berjalan 24 jam dan tingkat moblitas para pengguna jasa semakin mobile yang menuntut kecepatan pelayanan di pelabuhan. Sehingga gangguan terhadap jalur jaringan komputer dalam pelayanan jasa kepelabuhanan khususnya pada saat-saat peak season tidak perlu terjadi, artinya ada pilihan lain atau alternatif yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh pengguna jasa dalam mengajukan permintaan pelayanan jasa kepelabuhanan kepada pihak pelabuhan. Sedangkan pengawasan kegiatan bongkar muat, cabang pelabuhan telah menampatkan petugas operasional baik untuk petugas Supervisi Operasi dan Petugas Pangkalan yang bertugas untuk melakukan pengawasan dan monitoring kegiatan bongkar muat barang, mengatasi hambatan/kendala terhambatnya kegiatan bongkar muat serta melakukan koordinasi di lapangan agar kegiatan bongkar muat berjalan dengan baik dan optimal. Apabila pengguna jasa kepelabuhanan yang mengalami hambatan/kendala dalam melakukan kegiatan bongkar muat dapat menghubungi Posko Supervisi Operasi di nomor telepon 4301080 Ext. 2999 atau 2237. Sedangkan untuk memonitor dokumen pelayanan jasa kepelabuhanan dimonitor Petugas Pengaawas Operasi dalam Posko WASOP. Sehingga alur pelayanan dokumen dapat dipantau secara real time oleh Petugas Wasop. Apabila terjadi keterlambatan atau hambatan terhadap alur dokumen maka Petugas Wasop akan melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk segera melakukan proses layanan dokumen yang terkait dengan pelayanan jasa kepelabuhanan. Pihak manajemen Pelabuhan Tanjung Priok-pun juga telah menyiapkan petugas jasa lainnya mulai dari petugas pelayanan jasa air besih, listrik, telepon sampai dengan petugas di terminal penumpang Nusantara Pura. Apalagi khususnya hari libur sekolah dan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2010, pihak Pelabuhan Tanjung Priok untuk pelayanan di terminal penumpang menyiapkan Posko Terpadu yang berkoordinasi dengan instansi terkait (Administrator Pelabuhan, KPPP Tg. Priok dan PT. Pelni selaku operator kapal) dan Petugas Pengendalain Terminal Penumpang Tanjung Priok yang beroprasi 24 jam secara bergiliran. Berdasarkan data daily report (laporan harian kegiatan bongkar muat), memang masih ditemukan beberapa permasalahan hambatan yang menyebabkan kegiatan bongkar muat belum dapat berlangsung selama 24 jam sehari yang disebabkan oleh tunggu derek, tunggu truck, tunggu muatan, kerusakan crane kapal disamping cuaca yang memang akhir-akhir ini cukup mengganggu kegiatan bongkar muat khususnya barang-barang yang rentan terkena air hujan. Untuk pelayanan 24 di pelabuhan sangat tergantung pada semua pihak yang terkait dengan pelayanan jasa kepelabuhanan tidak hanya pada kesiapan operator trminal semata, tetapi juga semua instansi pemerintah terkait maupun unsur terkait lainnya dalam pelayanan jasa kepelabuhanan, mulai dari melakukan koordinasi dengan Organda Angsuspel terkait dengan penyediaan armadanya untuk beroperasi 24 jam, para asosiasi mitra kerja/usaha.. Oleh karena itu Cabang Pelabuhan Tanjung Priok menghimbau dan mengharapkan dukungan semua pihak yang terkait dalam pelayanan jasa kepelabuhanan untuk melaksanakan operasional selama 24 jam sehari sesuai tugas, fungsi, dan peran masing-masing serta berkoordinasi untuk hal-hal yang terkait dengan kelancaran pelayanan 24 jam. Pihak pelabuhan-pun harus menyediakan ketersediaan gudang dan lapangan di area pelabuhan sebagi gudang/lapangan transit untuk mengantisipasi apabila tidak ada gudang/lapangan di luar pelabuhan yang tidak beroperasi 24 jam. Untuk pembayaran pelayanan jasa kepelabuhanan, pihak Pelabuhan Tanjung Priok bekerja sama dengan 4 Bank yakni : Bank Mandiri, Bank CIMB Bank BNI dan Bank Bukopin untuk pelayanan pembayaran jaa kepelabuhanan yang beroperasi 24 jam mulai dari pembayaran jasa kapal, pembayaran listrik, telepon sampai pembayaran pas masuk pelabuhan dilakukan secara on-line. Saat ini saat ini telah ± 125 perusahaan pelayaran telah mengikuti sistem pemabayaran secara Cast Management System (CMS). Bahkan untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan jasa kepelabuhanan, khususnya pelayanan di layanan satu pintu ini, pihak manajemen saat ini sedang melakukan penyempurnaan pelayanan melalui penataan ruangan yang lebih customer friendly mulai dari layanan customer service, layanan pembayaran sampai layanan keluhan pelanggan dalam satu ruangan yang nyaman yang dilengkapi sajian layanan informasi jasa kepelabuhanan yang real time melalui layar monitor yang dapat diakses oleh pelanggan sesuai kebutuhan informasi yang diinginkan. Bahkan untuk Layanan Keluhan Pelanggan-pun, pihak pelanggan dapat menyampaikan secara on-line dan elektronis melalui SMS di Nomor. 08787 888 7887 atau 0811 8282 06 atau melalui media www.priokport.co.id atau email : priok@inaport2.co,id.. Layanan Informasi Secara Real Time. Memang untuk mengakses kemudahan permintaan pelayanan jasa kepelabuhanan ini, pengguna jasa harus menjadi pelanggan yang terdaftar di Pelabuhan Tanjung Priok dengan memenuhi ketentuan/persyaratan sebagai pelanggan terseleksi. Nantinya pelanggan akan memperoleh User ID, Password dan Login untuk mengakses permintaan pelayanan jasa kepelabuhanan dengan alamat http://ppkbpriok.inaport2.co.id/ppkb/. Informasi yang akan diakses meliputi informasi tentang gudangdan lapangan yang ada dilingkungan Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, Fasiltas kade/tambatan, kapal yang diageni, realisasi bongkar muat, penerimaan dan pengeluaran barang posisi barang serta informasi kapal, lengkap dan up to date, jadi tidak perlu datang ke pelabuhan Tanjung Priok cukup dapat dilihat di layar notebook/computer di mana saja. Tidak hanya itu, kemudahan dalam mengakses informasikan pun tidak hanya untuk pelanggan pelabuhan pada khususnya saja, tetapi juga seluruh stakeholder kepelabuhanan yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok dan masyarakat kepelabuhanan pada umumnya dapat mengaksesnya dengan alamat http://ppkbpriok.inaport2.co.id/monitoring/ Adapun informasi yang bisa didapatkan diantaranya mulai dari kapal yang diageni, perencanaan permintaan pelayanan kapal dan barang, rencana pemanduan dan penundaan, rencana penambatan kapal, realisasi pemanduan dan penundaan, posisi kapal di tambatan baik secara table maupun grafis (display peta lay ouot pelabuhan Tanjung Priok) s/d dengan pengecekan dokumen. Masyarakat kepelabuhanan mulai dari pemilik barang, eksportir/importer baik perorangan maupun produsen, agen perusahaan pelayaran serta stakeholder yang berada di pelabuhan dapat dengan mudah mengalakukan monitoring mulai dari perencanaan kapal dan barang, pelayanan sampai dengan realisasi pelayanan, barang di dalam gudang sampai dengan pengeluaran barang dapat dengan mudah dapat dilihat melalui layer computer/notebook melalui web/internet. Artinya masyarakat kepelabuhanan dapat cepat dengan mudah mengetahui informasi tentang pelayanan jsa kapal dan barang, sekaligus dengan mudah mengikui atau memonitoring setiap jenis dan tahapan proses pelayanan secara real time. Kemudahan layanan informasi ini merupakan komitmen manajemen dalam upaya untuk: Pertama, mempercepat pelayanan dan kemudahan pelayanan, disamping untuk menghilangkan model pelayanan secara “contact person”, sehingga tidak perlu lagi pelanggan/pengguna jasa kepelabuhanan datang langsung ke petugas/operator pelabuhan dalam meminta pelayanan jasa kepelabuhanan tetapi cukup memalui web/internet. Kedua, upaya dari manajemen dalam memberikan peningkatan pelayanan peningkatan dalam hal layanan informasi secara akurat/informasi dan keterpaduan sistem layanan di pelabuhan, sekaligus meruapakan bentuk konkrit dari implementasi good corporate governance melalui transparansi pelayanan yakni keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi materil dan relevan mengenai pelayanan jasa kepelabuhanan dalam perusahaan.

   Language :

Counter hits : 412