mohon agar tidak memberi tip dalam bentuk apapun kepada petugas PT.(Persero) Pelabuhan Indonesia II, jika terjadi agar melaporkan melalui telepon 4301080 ext. 2020, 2700, 2710, 2711, 2713 pada jam kerja atau via SMS ke 08787.888.7887, 0811.8282.06 atau via FAX 437-2933, 437-4289 atau  klik disini

TG. PRIOK LAKUKAN PENYESUAIAN TARIF TANDA MASUK (PAS) PELABUHAN
Tanggal: 2010-08-23 14:44:47
Sumber: PELAYANAN PELANGGAN & SI
Lokasi: PELAYANAN PELANGGAN & HUMAS

     Tanjung Priok, 23 Agustus 2010. Mulai 25 Agustus 2010, manajemen PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok berlakukan penyesuaian terhadap tarif tanda masuk/pas pelabuhan untuk orang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok baik pas tetap maupun harian. Untuk pas harian trailer dan sejenisnya dari Rp. 5.000 menjadi Rp. 10.000,-/sekali masuk, pas harian mobil dari Rp. 3.000,- menjadi Rp. 5.000,-/sekali masuk dan pas harian orang dari Rp. 2.000 menjadi Rp. 3.000,-/sekali masuk. Penyesuaian tarif pas pelabuhan ini, dikarenakan sejak tahun 2002 tarif pelayanan tanda masuk/pas pelabuhan di Tanjung Priok belum pernah mengalami penyesuaian. Tarif pas yang ada saat ini dinilai sudah tidak seimbang lagi dengan adanya peningkatan biaya operasional, meningkatnya biaya perawatan fasilitas penunjang pelayanan yang dipicu dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, bahan bakar dan tarif dasar listrik disamping tingginya kebutuhan dana untuk investasi. Menyadari kondisi ini, sementara pihak manajemen Pelabuhan Tanjung Priok dituntut untuk terus menerus berupaya untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan jasa kepelabuhanannya. Dengan pertimbangan peningkatan pelayanan ini, maka penyesuaian tarif pas pelabuhan harus dilakukan oleh menejeman, disamping untuk peningkatan mutu pelayanan, juga untuk kepentingan pelayanan umum, kepentingan pemakai jasa kepelabuhanan, peningkatan kelancaran pelayanan jasa kepelabuhanan, disamping untuk pengembalian biaya operasional dan pengembangan usaha jasa kepelabuhanan. Adapun besaran penyesuaian tarif pas pelabuhan untuk Pas Harian Trailer dan sejenisnya dari Rp. 5000,- menjadi Rp. 10.000,- ; Sedan dan sejenisnya dari Rp. 3.000,- menjadi Rp. 5.000,- ; Sepeda Motor Rp. 2.000,- menjadi Rp. 3.000,-; Orang Lini I Rp. 2.000,- menjadi Rp. 3.000,- ; Pas Orang Lini II Rp. 1.500,- menjadi Rp. 2.500,- ; Pas Orang Kapal Rp. 2.500,- menjadi Rp. 4.000,- ; Pas Pengantar/Penjemput Rp. 2.000,- menjadi Rp. 3.000,-. Sedangkan Pas Tetap Mobil dari Rp. 720.000,- menjadi Rp. 1.200.000,- ; Motor Rp. 480.000,- menjadi Rp. 720.000,- ; Pas Orang Lini I Rp. 480.000,- menjadi Rp. 720.000,- ; Pas Orang Lini II Rp. 360.000,- menjadi Rp. 600.000,- ; Pas Orang Kapal Rp. 600.000,- menjadi Rp. 960.000,- Besaran penyesuaian tarif tersebut didasarkan atas kesepakatan bersama tanggal 26 Juli 2010 antara Cabang Pelabuhan Tanjung Priok dengan para pengguna jasa kepelabuhanan yang terdiri dari DPU. Organda Angsuspel Tanjung Priok, BPD GINSI (Gabungan Importir Seluruh Indonesia) Propinsi DKI Jakarta, DPD GPEI (Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia) Propinsi DKI Jakarta dan DPW. Gafeksi/INFA Propinsi DKI Jakarta. Diharapkan dengan adanya penyesuaian tarif pas pelabuhan ini, akan mampu memberikan peningkatan kualitas pelayanan yang optimal bagi pengguna jasa kepelabuhaan secara keseluruhan. Memang telah berbagai upaya yang telah dilakukan oleh manajemen dalam meningkatan mutu pelayanan ini, mulai dari peningkatan infrastruktur/fasilitas pelabuhan melalui dari peningkatan dan pelebaran jalan (port inner road improvement) dengan sistem betonanisasi baik di lini I dan lini II dilingkungan Pelabuhan Tanjung Priok yang memakan biaya ± Rp. 100 milyar lebih dan penataan gate lini I dan lini II biaya mencapai Rp. 11 milyar, perkuatan untuk 7 dermaga mencapai Rp. 160 milyar, peningkatan dan perkuatan lapangan penumpukan baik di lini I dan II mencapai Rp. 36 milyar, sedangkan untuk pemeliharaan kebersihan, jalan, penghijauan dan penerangan jalan disekitar pelabuhan mencapai Rp. 7,1 milyar. Sedangkan peningkatan infrastruktur dan fasilitas pelabuhan di tahun 2010 ini, berupa peningkatan sejumlah dermaga mulai dari perkuatan dan perluasan dermaga 101, 102, 210, 211 dan dermaga eks TBB total mencapai angka Rp. 55, 5 milyar, perkuatan lapangan 301- 303 Rp. 24 milyar, perkuatan lapangan lini I dan II mencapai Rp. 70,5 milyar. Untuk peralatan bongkar muat akan menginvestasikan 13 unit gantry lufting dan jib crane sebesar Rp. 216 milyar dan 2 unit container twinlift US $ 11 juta; 2 unit kapal tunda kapasitas 1.600 PK Rp. 91,5 milyar; 1 unit kapal tunda kapasitas 350 PK Rp. 5,1 milyar; 1 unit kapal kepil baja Rp. 1,5 milyar. Untuk reception facilities, manajemen akan mengadakan 1 unit tongkang limbah kapasitas 300 M 3 dengan biaya Rp. 4 milyar; 4 unit kapal pembersih sampah kapasitas 6 M3 Rp. 352 juta. Sementara itu, untuk biaya pemeliharaan jalan, kebersihan dan penerangan di sekitar lingkungan pelabuhan, manajemen Cabang Pelabuhan Tanjung Priok harus menyediakan biaya mencapai Rp. 7,1 milyar dan pengadaan 1 unit mobil penyapu jalan (road sweeper) kapasitas 2,5 M3 sistem vacum/conveyor senilai rp. 2,5 milyar. Bahwa peningkatan infrastruktur/fasilitas pelabuhan dilakukan dalam upaya ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan produktivitas tidak hanya pada operator pelabuhan tetapi juga kepada pelanggan, sehingga kelancaran arus kapal, barang dan hewan dapat lebih efektif, efisien, aman dan lancar yang gilirannya dinikmati kembali oleh pelanggan jasa kepelabuhanan pada khususnya dan stakeholder pelabuhan pada umumnya.

   Language :

Counter hits : 412